Ngeri, Ini 5 Hoax Paling Menggegerkan Sepanjang Sejarah

     Fenomena hoax atau berita bohong yang sengaja disebarkan oleh oknum tertentu saat ini marak terjadi terutama tersebar melalui media sosial. Tidak ada alasan lain selain mencari keuntungan berupa popularitas juga sebagai bentuk teror terhadap masyarakat sipil.

     Fenomena ini ternyata tidak hanya terjadi di era digital, bahkan sejak jaman dahulu hoax sudah tersebar untuk memberikan keuntungan bagi oknum tertentu. Tidak hanya terjadi di Indonesia, bahkan hoax menjadi PR besar untuk negara-negara maju. Banyak dampak atau kerugian yang diakibatkan oleh munculnya hoax, selain mengganggu ketenangan masyarakat juga kerugian bagi Lembaga tertentu.

Nah, Ini Dia Hoax Paling Menggegerkan Sepanjang Sejarah, Apa Saja?

1. Belgia Pecah Jadi 2

Image 1 via clic-gauche

     Pada tahun 2006, seluruh warga Belgia dan dunia digegerkan dengan berita bohong bahwa negara Belgia terpecah menjadi dua bagian. Siaran langsung yang dilakukan oleh media lokal menyiarkan jika sebagai  wilayah Belgia yang menggunakan bahasa utama Belanda telah memerdekaan diri.

     Adanya kerumunan warga setempat yang mengibarkan bendera Flemish dan sedang bergerak Bersama menuju Bandara Brussels. Setelah diselidiki lebih lanjut, media yang menyiarkan menyatakan bahwa hoax tersebut kemungkinan akan terjadi di masa mendatang.

2. Kepunahan Manusia Berambut Pirang

Image 2 via unsplash/@element5digital

     Hoax tentang kepunahan manusia berambut pirang hingga kini masih tersebar di berbagai media. Hoax ini bermula dari artikel yang diterbitkan oleh BBC tahun 2002 yang menyatakan bahwa jumlah kelahiran manusia berambut pirang setiap tahunnya semakin berkurang.

     Tulisan tersebut juga memberikan pernyataan jika penurunan angka kelahiran manusia berambut pirang terus terjadi maka memungkinkan akan terjadi kepunahan dalam kurun waktu dua ratus tahun lagi. Meskipun The New York Times telah menerbitkan artikel lain yang menyatakan hasil penelitian tersebut tidak tepat, tetapi hoax tersebut  masih tersebar.  

3. Garam Campur Kaca

Image 3 via unsplash/@wjtuinstra

     Baru-baru ini warga Indonesia khususnya kaum Ibu dihebohkan dengan beredarnya berita penjualan garam yang dicampur dengan serpihan kaca. Hal tersebut diduga karena mahalnya harga garam yang membuat oknum penjual garam menambahkan campuran serpihan kaca agar memperoleh untung yang banyak.

     Berita bohong ini berakibat pada sejumlah produsen garam mengalami kerugian besar karena mosi ketidakpercayaan dari masyarakat setempat. Permintaan produk garam sempat menurun dalam jumlah cukup besar. Hasil uji laboratorium oleh BPOM menunjukkan dugaan tersebut hoax.

 

4. Penculikan Anak oleh Orang Gila

Image 4 via unsplash/@dannypostma

     Masyarakat Indonesia juga sempat dihebohkan dengan beredarnya kabar penculikan anak yang dilakukan oleh orang gila. Modus awal penculikan yakni orang gila tersebut mengajak anak-anak dengan memberikan barang menarik seperti permen, kemudian secara tiba-tiba membawa anak-anak untuk dibawa kabur.

     Hal ini mengakibatkan kemunculan kemarahan warga terhadap orang gila, bahkan salah satu orang gila di di Pontianak, Kalimantan Barat kehilangan nyawa akibat dugaan warga yang tidak benar. Berita bohong ini kemudian diklarifikasi oleh Kapolri Indonesia sekaligus menghimbau kepada masyarakat agar tidak termakan oleh hoax.

 

5. Pesan Berantai Gempa Susulan

Image 5 via unsplash/@robin_rednine

     Belum lama ini juga muncul berita bohong yang menghebohkan masyarakat Lombok. Pasalnya, berita tersebut berupa pesan berantai peringatan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar di dini hari setelah terjadinya gempa berskala 7,0 SR.

     Klarifikasi dilakukan langsung oleh BMKG setempat bahwa berita yang tersebar tersebut hoax dengan alasan bahwa hingga saat ini kejadian gempa bumi belum bisa diprediksi. Hoax yang sempat menggegerkan masyarakat Lombok dan sekitarnya tersebut kemudian dinyatakan sebagai berita bohong/hoax.

     Itulah lima fenomena hoax paling menggegerkan sepanjang sejarah yang terjadi di Indonesia juga dunia. Sebagai smart people, tentu kamu harus berhati-hati baik dalam menerima maupun menyebarkan informasi untuk menghindari munculnya hoax. Yuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan digital!

Edited by Fitria (28/09/18)
...